Fashion | Indonesian Culture | Love | Life | Inspirations

©2018 by Era Soekamto

Dimanakah Letak Kebahagiaan?



Seringkali manusia memeras otak mencari tahu bagaimana caranya mendapatkan kebahagiaan yang sejati. Sejatinya pencarian seolah olah yang dicari sangat jauh di luar sana. 

Berjalan jauh demi mencari kebahagiaan, kadang lurus, kadang bercabang atau berputar-putar. Semuanya melelahkan dan menyakitkan. Ada jatuh, ada bangun, sedih lalu kembali bersemangat, berulang-ulang seperti labirin yang tidak ada habisnya. Setelah semua itu, apakah kita berhasil menemukan kebahagiaan sejati yang dicari-cari?

Terkadang, seolah-olah kita bahagia telah mendapatkan yang dicari, lalu bertindak seperti orang yang paling beruntung di dunia ini, lalu tiba-tiba berhenti dipersimpangan dan berpikir apakah ini yang selama ini dicari?

Kalau masih ada pertanyaan seperti itu, apakah itu yang dinamakan kebahagiaan? Atau hanya pemberhentian sementara, atau penghiburan semu...

tidak pernah ada yang tahu.

Yang diketahui adalah kembali berdiri di persimpangan, tengok kiri dan kanan lalu mulai lagi jalan pencarian selanjutnya. Manusiatidak akan pernah puas. 

Akankah kita berjalan tanpa tujuan dan bersusah payah memandang keluar tanpa sadar kebahagiaan itu dekat, dekaat sekali. Lebih dekat daripada urat lehermu.

Seperti salak yang dapat menghambat pencernaan lalu ari-ari salak sebagai penawarnya,

Seperti melinjo yang dihindari orang berpenyakit asam urat,padahal kulit melinjo yang muda bisa jadi penyembuhnya.

Dekat sekali seperti membalikan telapak tangan.

Sedekat sebuah paradigma negatif dan positif, sedekat pada saat kita berkata ya saya bahagia dan tidak, saya tidak bahagia...jadi di mana letak kebahagiaan itu..?

Tentukan saja, ciptakan, yakinkan dan temukanlah letak kebahagiaan itu. Terimalah dengan cinta, ikhlas dan dengan rasa bersyukur..